Asal usul nama Cepogo diambil dari nama sebuah pohon dan
tempat alat alat dapur ("pogo"), sesuai dengan peletakan dari pogo
itu yang selalu di atas maka nama cepogo berarti "di atas" atau bisa
juga diartikan sebagai "pemimpin". Ringin merupakan pusat dari
wilayah pemerintahan desa cepogo, karena disana ada masjid agung cepogo dan
kantor balai desa. Sekolah tertua di cepogo adalah MIN Cepogo dimana sebelumnya
bernama MI Islamiyah Cepogo, sekarang MIN Cepogo menjadi salah satu sekolah
unggulan di desa Cepogo dan sekitarnya. cepogo terdapat desa yang bernama
dangean, di desa ini terdapat candi yang bernama "CANDI LAWANG".
Desa Cepogo terdapat beberapa etnis, yaitu Jawa, Portugis,
Arab, Belanda. Bahasa pengantar yang digunakan oleh masyarakat cepogo biasanya
adalah BahasaJawa dan BahasaIndonesia. Sebagian besar masyarakat cepogo
beragama Islam serta beberapa menganut agama Kristen Katolik, Kejawen dan
aliran kepercayaan.
Cepogo terkenal dengan Air terjun Sangga langit padahal
sangga langit terletak di luar desa cepogo, sebuah tanda yang gampang untuk
memasuki desa cepogo adalah, jalan masuknya setelah Jembatan kembar dari arah
Jepara trus belok kanan setelah itu akan melewati persawahan dan hutan,sebelum
memasuki desa dan berlokasi sekitar 25 km utara kota Jepara (45menit perjalanan
dari pusat kota Jepara).
Penduduk cepogo sebagian besar bermata pencaharian sebagai
petani dan pedagang ada pula yang merantau ke kota kota besar.
Kecepatan internet tercepat yang pernah tercatat di sejarah
desa cepogo adalah 210kbps, saat jaringan EDGE BTS desa tetangga ikut nimbrung
ke cepogo. tetapi aslinya kecepatan internet rata rata di cepogo adalah 32kbps,
walaupun sudah ada BTS telkomsel EDGE tetapi kenyataanya adalah kecepatannya up
to 32kbps.
Cepogo sudah memiliki klub sepak bola yang sedang berkembang
yang bernama PSC Cepogo dengan julukan Ksatria Putih yang sedang merintis
karier untuk bisa masuk dalam Liga bergengsi yaitu Jepara Yazztea League

Tidak ada komentar:
Posting Komentar